Slide 1

Berita Direktorat Rumah Susun > Kementerian PUPR Bangun Rusun Mahasiswa Universitas Abulyatama di Aceh


Selasa, 07 Desember 2021, Dilihat 351 kali

ACEH BESAR – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pembangunan rumah susun (Rusun) bagi mahasiswa di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Provinsi Aceh. Salah satunya adalah pembangunan rumah susun (Rusun) Universitas Abulyatama di Aceh Besar Provinsi Aceh senilai Rp 12,74 Miliar.

“Program pembangunan rumah susun bagi mahasiswa ini ditujukan untuk membantu mendukung peningkatan kualitas mutu pendidikan di tanah air,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Ir. M Hidayat saat melakukan kunjungan kerja di Rumah Susun Mahasiswa Universitas Abulyatama di Aceh Besar, Provinsi Aceh akhir pekan lalu.

Tampak hadir mendampingi Kepala Bagian Keuangan dan BMN Direktorat Jenderal Perumahan Sumadiyono, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera I Teuku Faisal Riza, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan, Diaz Rossano, dan PPK Rumah Susun Frandian Perdana.

Dalam kunjungan kerja tersebu, Hidayat berharap pembangunan Rusun Universitas Abulyatama dapat selesai tepat waktu sehingga mendukung mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di kampus tersebut.

Berdasarkan data yang ada, Rusun Mahasiswa Univesitas Abulyatama berlokasi di Desa Lampoh Keude, Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar, Provinsi Aceh. Pembangunan hunian vertikal tersebut di bangun oleh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera I melalui Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh.

Rusun Mahasiswa Univesitas Abulyatama ini dibangun dengan skema multi year contract (MYC) yakni satu tower tipe 24 pendek dengan unit hunian sebanyak 43 kamar. Rusun ini memiliki ketinggian tiga lantai dan akan dilengkapi dengan fasilitas hunian seperti meubelair yang meliputi tempat tidur, lemari pakaian, meja dan kursi.
Pembangunan Rusun ini diharapkan bisa membantu mahasiswa yang belum memiliki hunian yang layak huni. Rusun ini ditargetkan akan diselesaikan pembangunannya pada tahun 2022 mendatang sehingga pada pertengahan tahun sudah bisa difungsikan.

“Anggaran pembangunan hunian vertikal ini senilai Rp 12,74 Miliyar yang ditargetkan rampung dalam 304 hari kerja ke depan,” terangnya.

(BALAI P2P SUMATERA I / BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DIREKTORAT JENDERAL PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR)