26 October 2021
13:25:33

BERITA

Program BSPS Ubah Kawasan Kumuh di Gorontalo Jadi Objek Wisata

GORONTALO - Pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dilaksanakan Kementerian PUPR di Provinsi Gorontalo membawa banyak manfaat bagi masyarakat di masa pandemi ini. Selain mampu meningkatkan kualitas rumah menjadi layak huni, Program BSPS ternyata mampu merubah kawasan yang sebelumnya kumuh menjadi salah satu objek wisata baru serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kami ingin masyarakat menikmati hasil pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Salah satunya melalui Program BSPS yang mampu merubah rumah tidak layak menjadi rumah yang layak huni seperti di Provinsi Gorontalo," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid saat meninjau ke lokasi Kampung Warna Warni di Kelurahan Dembe Satu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Jum'at (1/10/2021).

Menurut Khalawi, Program BSPS adalah salah satu bagian dari Program Sejuta Rumah yang perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak. Pasalnya, program tersebut mendorong peran aktif dari berbagai pihak baik pemerintah daerah, sektor swasta dan masyarakat agar bersama-sama mewujudkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ke depan, imbuh Khalawi, pihaknya akan berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya agar pelaksanaan Program BSPS bisa disinergikan dengan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dan program pembangunan infrastruktur lainnya. Dengan demikian, selain meningkatkan kualitas rumah yang tidak layak, Kementerian PUPR juga akan menata lingkungan serta sanitasi masyarakat.

"Dalam Program BSPS di Gorontalo kami mendapat bantuan dari Rahmat Gobel. Beliau menginisiasi agar rumah-rumah penerima Program BSPS bisa lebih menatik dengan lukisan mural warna warni dan berbagai gambar 3D. Hal ini membuat rumah di sini lebih menarik dan menjadi objek wisata baru bagi masyarakat," katanya.

Pada kesempatan itu, Dirjen Perumahan bersama Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I Recky Walter Lahope dan Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali juga melakukan pemasangan peneng bertuliskan BSPS di dinding luar rumah sebagai tanda rumah tersebut telah mendapat bantuan Program BSPS. Selain itu, dirinya juga berdialog dengan warga penerima bantuan. Rombongan dari Kementerian PUPR pun menyempatkan diri untuk berswafoto di depan rumah yang dipenuhi mural 3D.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I Recky Walter Lahope didampingi Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali mengungkapkan, setidaknya ada sekitar 20 unit rumah yang mendapat bantuan Program BSPS di Kelurahan Dembe Satu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo di cat berwarna warni dan di lukis mural 3D. Lukisan muralnya pun beraneka ragam ada yang bergambar kapal laut seperti Titanic, hewan dan aneka lukisan lainnya.

Tak hanya itu, sebagian masyarakat yang berprofesi sebagai pengepul barang bekas juga banyak menggunakan besi-besi seperti rangka sepeda dan botol bekas untuk dijadikan pagar. Meskipun bantuan Program BSPS yang diberikan dari Kementerian PUPR hanya Rp 20 juta untuk pembelian bahan bangunan dan upah tukang, namun hasil pembangunan rumahnya sangat baik dan menarik.

"Kami berharap daerah ini yang rumahnya sebelumnya tidak layak setelah berubah layak dan berwarna warni bisa menjadi Kampung Warna Warni yang menarik wisatawan dan menambah pendapatan masyarakat di masa pandemi ini," harapnya.

Lurah Dembe Satu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Adriyun Katili mengaku dirinya mewakili masyarakat sangat berterimakasih kepada Kementerian PUPR dan Presiden Joko Widodo yang telah memberikan bantuan bedah rumah ini. Dirinya mengungkapkan, sebelum mendapat bantuan ini rumah-rumah masyarakat sangat tidak layak dan terkesan kumuh.

"Kami sangat mendukung pelaksanaan Program BSPS ini dan berharap jumlahnya bisa lebih ditingkatkan sehingga lebih banyak masyarakat yang rumahnya menjadi layak huni," harapnya

(BALAI P2P SULAWESI I/ BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR)

Tahukah kamu ?

Kongres Perumahan Sehat pertama pada tahun 1950 diadakan di Kota Bandung

Pertanyaan...
Jawaban anda benar!
Jawaban anda salah!

Ayo ikuti survei Kepuasan Pelayanan Publik

Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan Pelayanan Publik.

Ikuti