03 December 2021 | 04:21:35
Bahasa

BERITA

Peringatan Hapernas, ASN dan Pegawai Honorer Kementerian PUPR Akad Rumah Subsidi

JAKARTA – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai honorer di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) Tahun 2021 melaksanakan akad kredit rumah bersubsidi. Mereka memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan angsuran yang terjangkau selama masa kredit.

“Kami mendukung para ASN dan pegawai honorer di lingkungan Kementerian PUPR untuk memiliki hunian milik sendiri yang baik dan berkualitas,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid pada Puncak Peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) Tahun 2021 di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (25/8/2021).

Menurut Khalawi, dengan memanfaatkan KPR FLPP, ASN dan pegawai honorer bisa memiliki rumah dengan cara mengangsur dengan cicilan rumah yang terjangkau. Pihaknya juga terus mendorong pengembang dan perbankan untuk mendorong pembangunan rumah bersubsidi lebih banyak untuk masyarakat.

“Program perumahan yakni Program Sejuta Rumah termasuk didalamnya adalah rumah bersubsidi. Kami ingin dukungan dari perbankan dan pengembang perumahan untuk ikut mensukseskan Program Sejuta Rumah ini,” katanya.

Pada kegiatan Hapernas 2021, imbuhnya, dilaksanakan rangkaian akad kredit massal sebanyak 13.142 unit oleh calon kreditur. Selain di Jakarta, penandatanganan akad kredit massal juga dilaksanakan secara online di 140 lokasi di Indonesia.

Sebagai informasi, akad kredit tersebut merupakan capaian dari penjualan rumah bersubsidi di bulan Agustus ini. Rinciannya adalah 12.782 unit untuk KPR FLPP dan 360 unit untuk Program BP2BT. Dalam penandatanganan akad kredit tersebut hadir perwakilan ASN dan pegawai Kementerian PUPR serta pengembang perumahan serta perwakilan BTN.

Salah seorang CPNS dari Kementerian PUPR yang bertugas di Direktorat Jenderal Perumahan, Inten Gumilang menyatakan dirinya sangat senang bisa melaksanakan akad kredit rumah bersubsidi tersebut. Menurutnya, untuk mendapatkan fasilitas tersebut sangat mudah karena dirinya selalu berkoordinasi dengan Bank BTN.

“Saya memang bercita-cita punya rumah sendiri dan ingin memiliki rumah bersubsidi yang angsurannya cukup terjangkau. Saya mengambil KPR FLPP untuk kredit perumahan Puri Delta Tiga Raksa di Tangerang dengan harga Rp 168 juta dengan angsuran yang sangat terjangkau oleh saya yakni Rp 1.068.000 per bulan selama tenor 20 tahun,” terangnya.

Sementara itu, pegawai honorer di Ditjen Sumber Daya Air, Sri Widodo yang hadir bersama isteri dan anaknya mengaku selama ini dirinya masih tinggal bersama orangtuanya di daerah Larangan, Ciledug. Dirinya mengaku sudah 14 tahun bekerja dan ingin sekali memiliki rumah sendiri dan akhirnya impiannya pun terwujud karena bisa memanfaatkan KPR FLPP.

“Untuk mengurus syaratnya cukup mudah karena bisa dibantu petugas dari BTN dan syaratnya NPWP, KTP, KK dan Buku Tabungan BTN. Kalau sudah punya rumah sendiri tentunya akan lebih bersemangat untuk bekerja dan mencari nafkah untuk keluarga. Saya juga mengambil KPR di Puri Delta Tiga Raksa dengan harga rumah Rp 158 juta dengan angsuran per bulan Rp 1,2 juta selama 15 tahun,” katanya

(BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DIREKTORAT JENDERAL PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR)

Tahukah kamu ?

Kongres Perumahan Sehat pertama pada tahun 1950 diadakan di Kota Bandung

Pertanyaan...
Jawaban anda benar!
Jawaban anda salah!

Ayo ikuti survei Kepuasan Pelayanan Publik

Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan Pelayanan Publik.

Ikuti