03 December 2021 | 05:24:55
Bahasa

BERITA

Menteri PUPR Tandatangani Prasasti Proyek Infrastruktur dan Perumahan di Banten

SERANG, BANTEN - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan dua rumah susun (Rusun) untuk para santri di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Kabupaten Serang, Banten siap dihuni oleh para santri putra dan santriwati yang menuntut ilmu agama di Ponpes tersebut. Adanya Rusun tersebut diharapkan dapat memacu semangat belajar para santri sekaligus mendorong mereka agar menempati hunian yang layak huni.

"Hari ini saya menandatangani prasasti pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan Kementerian PUPR dengan kontraktor dan konsultan pengawasnya. Pembangunan infrastruktur yang ditandatangani adalah Rusun Ponpes An Nawawi Tanara 1 dan 2 di Kabupaten Serang, Banten," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat menandatangani prasasti di Rumah Susun ASN Kementerian PUPR Provinsi Banten, Selasa (16/11/2021).

Menteri PUPR menjelaskan, adanya prasasti tersebut dapat diartikan bahwa Kementerian PUPR beserta penyedian jasa yakni kontraktor dan konsultan pengawas bertanggungjawab atas hasil pembangunan tersebut. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui siapa saja yang terkait dalam proses pembangunan tersebut.

Prasasti  dari batu granit tersebut berisi tulisan tentang siapa saja yang terkait pembangunan infrastruktur tersebut yakni Kementerian PUPR dengan pihak penyedia jasa. Selain itu juga ditulis kapan waktu pelaksanaan pembangunan tersebut.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa I Direktorat Jenderal Perumahan, Firsta Ismet didampingi Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Banten, Haryo Wacono menjelaskan, Rusun yang diresmikan sebanyak dua tower dan diperuntukkan bagi para santri
di Ponpes An Nawawi Tanara 1 di Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Rusun tersebut dibangun di Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang yang dibangun tahun 2019.

Penerima manfaat adalah Santri putra  Ponpes An Nawawi Tanara. Pembangunan Rusun dibangun satu tower dengan tipe barak sebanyak 12 unit.

Selanjutnya adalah Rusun Ponpes An Nawawi Tanara 2 dengan penerima manfaat untuk santri putri yang dibangun tahun 2020 hingga 2021. Rusun santri putri ini dibangun satu tower setinggi tiga lantai  tipe barak mini dengan jumlah unit 6 barak dengan kapasitas 132 orang.

"Kami harap para santri dan santriwati di Ponpes An Nawawi Tanara bisa lebih semangat dalam belajar sehingga bisa menjadi generasi penerus bangsa Indonesia di masa depan. Seluruh unit hunian di Rusun juga telah kami lengkapi dengan meubelair seperti tempat tidur, lemari pakaian dan meja kursi belajar," harapnya.

Pada kesempatan itu, Menteri PUPR didampingi Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan, Endra S Atmawidjaja serta Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa I Direktorat Jenderal Perumahan, Firsta Ismet dan Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Banten, Haryo Wacono juga melaksanakan kunjungan kerja ke Rusun ASN Kementerian PUPR Provinsi Banten guna mengecek sejumlah ruangan unit hunian Rusun ASN Kementerian PUPR. Menurut hasil pengamatan Menteri PUPR di lapangan, bangunan Rusun tersebut sudah cukup baik namun masih ada sejumlah titik yang harus disempurnakan agar bisa layak huni dan bisa diresmikan pemanfaatannya.

"Rusun ini nantinya diperuntukkan bagi para ASN Kementerian PUPR yang bertugas di Provinsi Banten. Nanti para ASN Kementerian PUPR yang bertugas di Balai-balai di Provinsi Banten bisa tinggal di Rusun ini," ujarnya.

Ada sejumlah Balai di Kementerian PuPR yang berada di Provinsi Banten antara lain Balai Jalan, Balai Sungai, Balai Cipta Karya dan Balai Perumahan.

Berdasarkan data yang ada di Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Rusun ASN Kementerian PUPR dibangun di Jalan Raya Sawah Luhur, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten. Rusun ini dibangun satu tower dengan ketinggian enam lantai. Hunian yang ada di dalam Rusun ini adalah tipe 45 sebanyak 68 unit. Kapasitas daya tampung Rusun adalah 204 orang.

Penerima manfaat Rusun ini adalah para ASN Kementerian PUPR yang bertugas di Provinsi Banten. Rusun ini dibangun secara multiyears mulai tahun 2020 hingga 2021. Setiap unit hunian Rusun juga telah dilengkapi meubelair berupa kursi dan meja tamu, tempat tidur dan lemari pakaian.

Kontraktor pelaksana pembangunan Rusun ini adalah PT. Deficy Sigar Pratama dan Manajemen Konstruksi PT. Amsecon Berlian Sejahtera. Sedangkan pengadaan meubelair oleh CV. Vicky Putra Tama.


"Anggaran pembangunan Rusun ini senilai Rp 50,049 Miliar," terangnya Salah satu Pengurus Ponpes An Nawawi Tanara, Ahmad Fauzi mengungkapkan pihaknya sangat bersyukur bisa mendapatkan bantuan Rusun tersebut. Menurutnya bangunan Rusun sangat diperlukan karena banyak santri yang mondok di Ponpes membutuhkan tempat tinggal yang layak huni.

"Ada sekitar 2.000 orang santri yang menuntut ilmu di Ponpes An Nawawi Tanara. Kami sangat berterimakasih qtas bantuan Rusun dari Kementerian PUPR ini karena sangat dibutuhkan oleh para santri dan kualitas serta fasilitasnya juga lengkap," katanya.

Beberapa proyek pembangunan infrastruktur dan perumahan yang ditandatangani prasastinya antara lain :

1.Rusun Pondok Pesantren An Nawawi Tanara 1 yang dibangun mulai September 2019 hingga Desember 2019.

2.  Rusun Pondok Pesantren An Nawawi Tanara 2 yang dibangun September 2020 - April 2021.

3. Gedung Olahraga (GOR) Tanara yang dibangun mulai Agustus hingga Desember 2020.

4. Jalan Tol Serang - Panimbang Seksi 1 (Serang - Rangkasbitung) yang dibangun mulai Agustus 2019 hingga November 2021.

5. Jalan Tol Cengkareng - Kunciran yang dibangun mulai Maret 2017  hingga April 2021.

6. Jalan Tol Kunciran - Serpong yang dibangun mulai Mei 2017 hingga Desember 2019.

7. Bendungan Sindangheula yang dibangun mulai September 2015 hingga Desember 2019.

(BALAI P2P JAWA I/ BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR)

Tahukah kamu ?

Kongres Perumahan Sehat pertama pada tahun 1950 diadakan di Kota Bandung

Pertanyaan...
Jawaban anda benar!
Jawaban anda salah!

Ayo ikuti survei Kepuasan Pelayanan Publik

Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan Pelayanan Publik.

Ikuti