17 May 2022 | 10:49:07
Bahasa

BERITA

Kementerian PUPR pastikan 300 Huntap pasca Erupsi Gunung Semeru di Lumajang siap huni sebelum Lebaran

JAWA TIMUR – Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan akan mempercepat proses pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Masyarakat yang direlokasi dipastikan dapat menghuni rumah baru dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) yang memiliki keunggulan tahan gempa dan proses pembangunan yang cepat.

"Kami ingin masyarakat yang saat ini direlokasi karena terdampak erupsi Gunung Semeru beberapa waktu lalu bisa menikmati Hari Raya Idul Fitri bersama keluarganya di rumah atau Huntap yang baru ini," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto saat melakukan kunjungan lapangan ke lokasi Huntap di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jum'at (29/4/2022) kemarin.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa IV,  Sultan Sidik Nasution, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq serta Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Kabupaten Lumajang dan Kepala Bappeda Kabupaten Lumajang serta perwakilan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Iwan juga menekankan pentingnya koordinasi semua pihak yang terlibat dalam pekerjaan ini. Dengan koordinasi yang baik diharapkan Huntap beserta segala fasilitas pendukungnya bisa segera diselesaikan sekaligus membantu masyarakat yang direlokasi untuk mendapatkan rimah baru yang lebih layak huni.

"Kami terus mempercepat proses pembangunan di lapangan khususnya. Koordinasi antara Kementerian PUPR dengan berbagai pihak akan terus dilaksanakan agar Huntap ini bisa segera dihuni dengan berbagai fasilitas pendukungnya," katanya.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa IV,  Sultan Sidik Nasution menjelaskan, progres total untuk pembangunan Huntap hingga saat ini sudah mencapai 89 persen. Dari target pembangunan 1.951 rumah seluruhnya telah tertangani dan 1.825 rumah diantaranya sudah tertutup atap.

"Sebanyak 444 rumah sudah selesai 100 persen dan 300 unit diantaranya siap huni oleh masyarakat," terangnya. Selain itu juga terdapat 130 unit rumah diantaranya telah diberikan bantuan meubelair lengkap dari BAZNAS. Pada tanggal 27 April 2022 lalu bantuan tersebit diserahkan simbolis oleh Gubernur Jatim kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan.

"Huntap ini merupakan bagian dari upaya pemindahan secara bertahap masyarakat terdampak bencana. Kami harap masyarakat bisa merawat Huntap ini dengan baik," katanya.

(BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DIREKTORAT JENDERAL PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR)

Tahukah kamu ?

Kongres Perumahan Sehat pertama pada tahun 1950 diadakan di Kota Bandung

Pertanyaan...
Jawaban anda benar!
Jawaban anda salah!

Ayo ikuti survei Kepuasan Pelayanan Publik

Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan Pelayanan Publik.

Ikuti