01 February 2023 | 10:54:43
Bahasa

BERITA

Kementerian PUPR - Kemendikbudristek Buka Program Magang Mahasiswa

Tangerang, Banten - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerjasama dengan Kemendikbudristek melaksanakan program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Kampus Merdeka untuk mahasiswa. Program MSIB merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka guna memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapat pembelajaran di dunia kerja agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja saat ini.

"Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR menyambut baik program tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas SDM bangsa Indonesia agar lebih berkompeten, berdaya saing dan siap terjun di dunia kerja," ujar Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Edward Abdurrahman saat membuka Rapat Konsultasi Dukungan Pembelajaran di Perguruan Tinggi Terhadap Penyelenggaraan Perumahan di Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (2/11/2022).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid tersebut, turut hadir Kasubdit Kemitraan dan Kelembagaan Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan Direktorat Jenderal Perumahan, Yudha Rommell Sibero, perwakilan Kemendikbudristek, perwakilan perguruan tinggi dan dunia usaha.

Menurut Edward, adanya mahasiswa yang magang pada sejumlah proyek pembangunan infrastruktur dan perumahan akan menciptakan ruang belajar yang inovatif baik bagi mahasiswa maupun bagi Kementerian PUPR. Apalagi pendidikan tinggi bagi mahasiswa merupakan bagian dari sarana pembelajaran untuk mempersiapkan para generasi muda memasuki dunia kerja guna menghasilkan lulusan yang berkompeten.

"Kami (Ditjen Perumahan - red) mengusung sejumlah program untuk menyediakan lokasi pembangunan Rusun yang diperuntukan bagi mahasiswa perguruan tinggi dan dalam program lokasi magang. Kegiatan ini adalah bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan pada program magang tersebut, mahasiswa akan didampingi mentor yang ahli di bidangnya dan pada akhir program mahasiswa akan mendapatkan sertifikat," terangnya.

Lebih lanjut, Erdward menjelaskan, kerjasama antara Ditjen Perumahan Kementerian PUPR dan Ditjen Pendidikan Tinggi (DIKTI) ini dilaksanakan guna mendukung pencapaian target penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang dapat diterapkan pada program pengembangan rumah umum seperti pembangunan rumah susun, rumah khusus, dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Rumah juga mempunyai peran yang sangat strategis dalam pembentukan watak serta kepribadian bangsa sebagai salah satu upaya membangun manusia Indonesia seutuhnya, berjati diri, mandiri, dan produktif.

Adanya keterlibatan langsung mahasiswa dan akademisi di dalam kegiatan Ditjen Perumahan diharapkan dapat memberikan pandangan, pengetahuan dan pengalaman baru di proyek pembangunan nasional. Selain itu juga dapat dimanfaatkan dan diterapkan dalam karier dan riset mereka di masa depan untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

"Peran perguruan tinggi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi serta inovasi terhadap kegiatan pembangunan di Ditjen Perumahan dalam mendukung Program Sejuta Rumah. Apalagi banyak juga hasil penelitian bidang perumahan yang implementatif dan dapat diterapkan dalam upaya penyediaan dan pemenuhan kebutuhan rumah layak huni dan terjangkau untuk semua lapisan masyarakat," katanya.

Ke depan, imbuhnya, Kementerian PUPR juga sangat mengharapkan peran perguruan tinggi untuk terus menghasilkan inovasi teknologi, penelitian dan SDM yang mumpuni dalam penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bagi pemerintahan dan dunia usaha. Perguruan Tinggi dapat berperan memberikan masukan, check and balance terhadap kebijakan Perumahan dan Kawasan Permukiman pemerintah.

"Pelaksanaan program magang juga akan terus dilakukan oleh Ditjen Perumahan guna memperkecil gap antara ilmu yang dipelajari di Perguruan Tinggi dengan kompetensi atau keahlian yang diharapkan di dunia kerja," harapnya. (BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DIREKTORAT JENDERAL PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR)

Tahukah kamu ?

Kongres Perumahan Sehat pertama pada tahun 1950 diadakan di Kota Bandung

Pertanyaan...
Jawaban anda benar!
Jawaban anda salah!
Ayo ikuti survei Kepuasan Pelayanan Publik

Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan Pelayanan Publik.

Ikuti