03 December 2021 | 05:34:44
Bahasa

BERITA

Kementerian PUPR : Katalog Elektronik Permudah Belanja Bahan Konstruksi

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan Penandatanganan Kontrak Payung Katalog Elektronik Sektoral Kementerian PUPR Bidang Sumber Daya Air, Bina Marga, Cipta Karya, dan Perumahan di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (16/11/2021).

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid menyatakan, penandatanganan Kontrak Payung Katalog Elektronik Sektoral Kementerian PUPR ini dilaksanakan sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi dalam upaya mempermudah dan mempercepat pelaksanaan proses pengadaan barang jasa khususnya yang ada di Kementerian PUPR.

Menurut Khalawi, adanya katalog elektronik merupakan suatu momentum untuk kemajuan pembangunan di Indonesia. Dengan digitalisasi bahan-bahan konstruksi yang ada Kementerian PUPR juga dapat lebih mudah dan efisien dalam pengadaan barang jasa sehingga dapat memilih barang/jasa terbaik dengan efisiensi biaya dan waktu yang cepat.

“Katalog Elektronik ini merupakan ujung tombak dalam sistem pengadaan pemerintah, yang bertujuan untuk mendorong organisasi Pemerintah baik di pusat maupun daerah terkait pengadaan barang dan jasa,” ujar Khalawi.

Saat ini, imbuhnya, pelaksanaan Katalog eletronik sektroal di Kementerian PUPR sudah menunjukan percepatan dan realisasi pada tahun 2021 Kementerian PUPR telah berhasil mengajukan 4 komoditas sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat di laman portal E-Katalog LKPP.

Direktur Pengadaan Jasa Konstruksi Abdul Muis mengatakan, pada tanggal 15 Oktober 2021 lalu, Kementerian PUPR juga telah dilakukan penandatanganan Kontrak Payung Katalog Elektronik Sektoral dengan 12 Penyedia E-Katalog. Sedangkan kali ini pihaknya melakukan penandatanganan Kontrak kembali antara Direktorat Bina Konstruksi dengan 19 Peyedia E-Katalog.

Abdul Muis menambahkan, lokasi pelayanannya bervariasi yaitu 8 Jenis Produk dengan wilayah layanan secara Nasional dan 4 sifatnya layanan Provinsi yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur serta Sulawesi Tenggara. Adapun 19 Penyedia jasa yang menandatangani kontrak antara lain Penyedia Etalase Produk Pipa Air (PT. Indopipe), Calon Penyedia Etalase Produk Teknologi Cipta Karya dan Perumahan Sub Bidang Risha (CV. Rumah Panel Bangun Mandiri)

Selanjutnya adalah Penyedia Etalase Produk Preserevasi Jalan Gelombang 3 yakni PT. Agung Sarana Pesada, PT. Anugrah Nuansa Asih, PT. Cahaya Indah Madya Pratama, PT. Mahakarya Limac, PT. Modern Makmur Mandiri, PT. Mohansdas Oeloeng, PT. Ridlatama Bahtera Construction, PT. Setio Budi Putera, PT. Tripalindo Trans Mix, PT. Wijaya Graha Prima.

Penyedia Etalase Produk Preserevasi Jalan Gelombang 2 yakni, PT. Epoxyndo Art Lestari, PT. Komuneka Jaya, PT. Summitama Intinusa, PT. Triasindomix, PT. Triputera Anugrah Utama, PT. Tunas Makmur Jaya Abadi, PT. United Tractors, Tbk

Tampak Hadir dalam Kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid, Direktur Direktur Rumah Khsusu Kementerian PUPR Yuniewati, Bina Konstruksi Yudha Mediawan, staf khusus menteri, Agus Prabowo, Binsar Simanjuntak, Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi yang di wakili oleh Haidrali. Serata Para Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan KPK dan Kementerian PUPR, Para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait di lingkungan Direktorat Jenderal SDA, Bina Marga, Cipta Karya dan Perumahan, Para Penyedia Katalog Elektronik Sektoral terkait bidang Sumber Daya Air, Bina Marga, Cipta Karya, dan Perumahan.

Pada kesempatan ini juga Direktur Bina Konstruksi, Yudha Mediawan menjelaskan E-Katalog ini marketplace dan harga berdasarkan di pasar dan itu terbuka dapat di lihat oleh semua orang. Setiap orang dapat menggunakan belanja di E-Katalog. Sedangkan kalau misalkan membuat bendungan yang besar tidak bisa di E-Katalog tapi menggunakan lelang konvensional yang menggunakan digitalisasi sehingga data-data semua ada dalam sistem menggunakan Big Data dan nanti semua proses lelangnya akan menggunakan algorithem supaya kalaupun gugur itu by sistem bukan oleh orang.

"Semoga dengan adanya E-Katalog ini menjadi momentum untuk kita jadi lebih transparan, akuntable, dan efisien. E-katalog ini menjadi prioritas kami dan semoga di tahun depan akan lebih fleksibel lagi dan sesuai dengan target,” harapnya.

(BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR)

Tahukah kamu ?

Kongres Perumahan Sehat pertama pada tahun 1950 diadakan di Kota Bandung

Pertanyaan...
Jawaban anda benar!
Jawaban anda salah!

Ayo ikuti survei Kepuasan Pelayanan Publik

Masukkan Anda sangat membantu kami dalam meningkatkan Pelayanan Publik.

Ikuti