Slide 1

Berita Perumahan > Rusun Atlet Jakabaring Palembang Ditarget Selesai Desember


Selasa, 20 September 2016, Dilihat 260 kali

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mentargetkan pembangunan rumah susun (Rusun) yang akan digunakan untuk wisma atlet pada Asian Games selesai pada bulan Desember 2016 mendatang.  Saat ini dari lima Rusun yang akan dibangun sebanyak dua tower masih dalam tahap pembangunan.

Kami (Kementerian PUPR- red) akan membangun lima tower Rusun untuk wisma atlet Asian Games. Tiga tower sudah selesai tahun 2015 lalu dan sisanya sebanyak dua tower ditargetkan selesai Desember 2016 mendatang, ujar Kepala Satuan Kerja Penyediaan Rumah Susun Strategis Direktorat Rumah Susun Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Erizal di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut Erizal, adanya pembangunan Rusun tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan Kementerian PUPR terhadap pembangunan infrastruktur Asian Games. Rusun tersebut nantinya akan dimanfaatkan sebagai wisma atlet yang akan berlaga di ajang Asian Games 2018 yang digelar di dua lokasi yakni Jakarta dan Palembang.

Pemanfaatan Rusun tersebut, imbuh Erizal, akan digunakan sementara waktu untuk wisma atlet serta para awak media yang akan meliput pelaksanaan kegiatan olahraga. Setelah Asian Games selesai maka Rusun tersebut nantinya akan diserahterimakan kepada pemerintah daerah untuk digunakan sebagai tempat tinggal masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

Untuk Rusun atlet ini rencananya dibangun setinggi lima lantai dan memiliki luas 36 meter persegi. Kami juga sudah melengkapi Rusun ini dengan mebelair seperti tempat tidur, lemari pakaian, meja dan kursi. Jadi setelah Asian Games selesai Pemda bisa memanfaatkannya untuk tempat tinggal masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni, terangnya.

Berdasarkan data yang dimilikinya saat ini, progress pembangunan Rusun yang berada di Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City tersebut baru sekitar 18 persen lebih dan akan terus ditingkatkan lagi. Untuk mendorong penyelesaikan Rusunbtersebut pihaknya bahkan meminta para kontraktor untuk bekerja lebih cepat dan menambah jam kerja dari dua shift menjadi tiga shift kerja.

 

Kami tidak main-main dalam pembangunan infrastruktur Rusun atlet ini. Kualitas bangunan harus baik dan pelaksanaan pembangunan saat ini masih sesuai rencana serta jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya, tandasnya. (RIS - Komunikasi Publik Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR)