Slide 1

Berita Perumahan > Menyambut “New Normal”, Kementerian PUPR Bedah 3000 Rumah di Bali


Jumat, 05 Juni 2020, Dilihat 79 kali

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Perumahan melaksanakan program satu juta rumah melalui kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).  Sebanyak 3000 unit rumah tidak layak huni dibedah untuk menjadi layak huni dengan total anggaran 52,5 milyar.

Kepala Satuan Kerjan Non Vertikal Tertentu Direktorat Jenderal Perumahan Provinsi Bali, I Wayan Suardana menyampaikan kegiatan BSPS diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dibangun secara gotong royong melalui keswadayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas rumah yang tidak layak huni menjadi rumah yang layak huni.

Kegiatan BSPS sudah diselenggarakan oleh SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Bali dari tahun 2016, dan pada tahun 2020 terdapat 7 Kabupaten yang mendapatkan alokasi bantuan, kegiatan BSPS merupakan kegiatan peningkatan kualitas rumah yang tidak layak huni menjadi rumah yang layak huni.

Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid menambahkan, Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sangat membutuhkan program perumahan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. Selain itu kami juga terus mendorong berbagai program padat karya melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah serta penyaluran bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) perumahan bersubsidi.

“Padat karya program perumahan nantinya akan ikut mendorong peningkatan perekonomian masyarakat khususnya di masa new normal nanti. Kami harap dukungan dari berbagai pemangku kepentingan bidang perumahan baik pemerintah daerah, pengembang, perbankan, sektor swasta dan masyarakat dalam pelaksanakan Program Sejuta Rumah ini,” katanya.

Dari 3000 jumlah bantuan yang tersebar di 7 kabupaten, penyaluran alokasi dibagi menjadi 2 tahap. Tahap pertama disalurkan sebanyak 1500 unit dan pada tahap kedua sebanyak 1500 unit sisanya dan berdasarkan data yang dimiliki SNVT Perumahan Provinsi Bali, sebaran pelaksanaan kegiatan BSPS tahun 2020 terdiri dari Kabupaten Bangli sebanyak 350 unit, Kabupaten Gianyar 200 unit, Kabupaten jembrana 340 unit, Kabupaten Klungkung 310 unit, Kabupaten Buleleng 650 unit, Kabupaten Karangasem 750 unit, dan Kabupaten Tabanan sebanyak 400 unit. Besaran nominal bantuan kegiatan BSPS adalah 17,5 juta per unit.

I Wayan Suita (45), Salah satu penerima bantuan di Desa Bantas Kecamatan Selemadeg Timur  Kabupaten Tabanan, setelah menerima bantuan dari Kementerian PUPR, ia sangat senang dan berharap bisa menyelesaikan bangunan rumahnya tepat waktu meski dalam situasi pandemic Covid-19.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh kementerian PUPR. Selama membangun rumah, saya dibantu oleh teman-teman tukang bangunan yang ada di desa dan akhirnya saya mampu memperbaiki rumah saya menjadi nyaman dan layak untuk dihuni ungkapnya sambil bekerja.

"Selama masa pandemi berlangsung, pembangunan rumah BSPS dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Untuk menyongsong kenormalan baru, para tukang kami arahkan untuk selalu mentaati prosedur kesehatan dan keselamatan kerja dengan menggunakan alat pelindung diri dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar terhidar dari Covid-19, "tutup Wayan Suardana. Bagian Hukum dan Komunikasi Publik Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR