Slide 1

Berita Perumahan > Kementerian PUPR Serahkan Bantuan Stimulan Perumahan untuk 5.588 Penerima di 13 Kabupaten


Rabu, 02 Oktober 2019, Dilihat 257 kali

Bandar Lampung- Guna menyediakan dan memfasilitasi terwujudnya hunian berkualitas bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Lampung bersama dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyerahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Provinsi Lampung secara simbolis kepada 13 Kabupaten di Provinsi Lampung, Penyerahan dilaksanakan di Balai Keratun Lt. III, Kompleks Kantor Gubernur, Bandarlampung, Rabu (2/10/2019).

Pembukaan acara penyerahan bantuan ditandai dengan pemukulan cetik oleh Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid, Gubernur Arinal beserta para jajarannya dan sekaligus menandai pencanangan BSPS Provinsi Lampung tahun 2019.

Khalawi A.H menjelaskan Pemerintah terus berupaya membangun rumah layak huni bagi masyarakat Indonesia, salah satunya melalui program BSPS. penyelenggaraan BSPS di Provinsi Lampung sepanjang Tahun 2015-2018 adalah 14.478 unit, terdiri dari 13.034 unit peningkatan kualitas dan 1.444 unit kegiatan pembangunan rumah baru, BSPS saat ini menjadi primadona dalam memberikan rumah layak huni bagi masyarakat, kami menargetkan sekitar 200 ribu unit setiap tahunnya, dan untuk Provinsi Lampung tahun ini mendapatkan BSPS sebanyak 5.588 penerima bantuan, dan ini akan terus ditingkatkan," jelas Khalawi.

Besaran bantuan stimulan rumah swadaya untuk kegiatan peningkatan kualitas adalah 17.500.000,00 yaitu terdiri dari 15.000.000,00 untuk bahan bangunan dan Rp. 2.500.000,00 untuk upah tukang.

"Alhamdulillah bantuan ini merupakan bantuan sosial dengan tujuan menyediakan rumah yang semula tidak layak huni menjadi rumah yang layak huni,  Saya berharap dengan adanya bantuan ini dapat membantu masyarakat untuk memperbaiki rumah sehingga nantinya dapat menempati rumah yang sehat dan layak huni, bantuan stimulant ini juga upaya untuk mendorong prakarsa dan keswadayaan penerima bantuan,”jelas Arinal.

Pada kesempatan yang sama Zubaidi, Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu , menjelaskan BSPS Provinsi Lampung tahun 2019 memperoleh alokasi sebesar 5.588 unit, dan dilaksanakan dengan 2 (dua) tahap.

"Untuk alokasi tahap pertama yaitu sebesar 2.750 unit rumah yang tersebar di tujuh kabupaten (Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Barat, Pesisir Barat, Tanggamus, Pringsewu, dan Tulang Bawang), dan statusnya sudah selesai dikerjakan pada bulan juli 2019.

Sedangkan Untuk alokasi tahap ke-dua, yaitu sebesar 2.838 unit rumah yang tersebar di 11 (sebelas) kabupaten (Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, Lampung Utara, Lampung Barat, Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, dan Mesuji). " jelas Zubaidi.

"Tahap kedua ini terdiri dari 1.750 dana reguler APBN BSPS, dan bantuan bank dunia sebesar 1.088 unit rumah. Dan status pekerjaannya aka berakhir dibulan Desember tahun 2019," jelasnya

Hasil yang ingin dicapai melalui kegiatan BSPS adalah rumah layak huni yang memenuhi 3 ( tiga) persyaratan utama. Dengan urutan prioritas:

  1. Keselamatan bangunan, meliputi komponen structural dan non-struktural bangunan
  2. Kesehatan penghuni, meliputi aspek pencahayaan , penghawaan serta ketersediaan system air bersih dan MCK
  3. Kecukupan minimum luas bangunan, yaitu rumah penerima bantuan harus memenuhi luas minimum ruang gerak 9 m2 per penghuni. Bagian Hukum dan Komunikasi Publik Ditjen Penyediaan Perumahan