Berita

Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Luncurkan Majalah Maisona Volume ke 6, Selengkapnya klik disini!

PUPR KUMPULKAN PARA AHLI BIDANG PERUMAHAN RUMUSKAN KEBIJAKAN PERUMAHAN 2020-2024



Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pertemukan para ahli bidang perumahan dalam rangka merumuskan kebijakan dan program Ditjen Penyediaan Perumahan yang applicable dan sustainable untuk penyusunan RPJMN 2020-2024 di Hotel Grand Sahid Jaya pada Selasa (6/11).

Para ahli ini terdiri dari akademisi, asosiasi pengembang serta pemerhati perumahan  ini juga menjadi pilar yang diharapkan turut serta mendukung percepatan Penyediaan Perumahan. Pilar ini terdiri dari forum Grya Kita (Gerakan Rumah Rakyat Untuk Keluarga Inti Sejahtera), yang selama ini melalui gerakan moral memperluas peluang masyarakat banyak untuk tinggal di rumah layak; The HUD Institute yang merupakan lembaga yang peduli dan fokus terhadap proses perumusan, implementasi dan evaluasi kebijakan terkait dengan Pengembangan Perumahanan dak Kawasan Permukiman ; forum akademisi; kaukus bidang perumahan; program Satu Juta Rumah; serta Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha.

“Negara kita saat ini membutuhkan kebijakan perumahan yang lebih applicable dan sustainable. Saya harap forum ini bisa menjadi hal yang bermanfaat, bisa memberikan solusi dan  perumusan kebijakan yang bisa mudah diterapkan di daerah.” Ungkap Khalawi Abdul Hamid, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan. 

Khalawi juga mengungkapkan bila masih terdapat permasalahan di hulu yang menjadi kendala, dan terlalu rigid, maka regulasi perlu dibahas lagi, asalkan dengan misi untuk mewujudkan keberhasilan program dan untuk kepentingan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Rumah Umum dan Komersial, Yusuf Hariagung juga mengungkapkan bahwa bila suatu program tidak membumi, maka tidak akan dapat diikuti oleh para stakeholder dan justru tidak dapat berkembang. 

Yusuf juga mengungkapkan bahwa capaian Program Satu Juta Rumah selalu meningkat setiap tahunnya. Dimana pada tahun pertamanya yaitu 2015 mencapai 699 Ribu unit, meningkat menjadi 805 Ribu unit di tahun 2016 dan 904 Ribu unit di tahun 2017. “Tahun 2018 ini kita optimis dapat tembus 1 juta unit”tambahnya. 


Parwoto dari Forum Grya Kita menjelaskan bahwa berdasarkan data Susenas Modul Kesehatan dan Perumahan tahun 2016, 70% masyarakat Indonesia mendapatkan rumah dengan cara membangun secara swadaya, 19% melalui warisan atau hibah, 7% membeli bukan dari pengembang dan hanya 4% yang membeli dari pengembang. “Berdasakan fakta ini, maka bila pola penyediaan perumahan secara swadaya yang sebesar 70% ini diberdayakan maka akselerasinya akan lebih cepat, daripada harus memberdayakan yang hanya berkisar 4%.” jelasnya.

The HUD Institute yang diwakili oleh Muhammad Joni merumuskan bahwa terdapat 5 komponen dasar untuk pemenuhan kebutuhan perumahan terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yaitu penataan ruang dan lingkungan hidup, penyediaan tanah, pembiayaan perumahan yang pro bagi MBR dan masyarakat miskin, penyediaan infratruktur dasar serta teknik, teknologi dan bahan bangunan strategis. 

Dari perwakilan akademisi, Jehansyah Siregar menyoroti bahwa masalah perumahan rakyat utamanya berada di area perkotaan dimana keterjangkauan masyarakat golongan bawah sangat rendah sehingga tidak mampu mengakses penyediaan perumahan secara formal melalui mekanisme pasar. Karena golongan bawah ini tidak dapat mengakses perumahan, maka mereka membangun perumahan secara swadaya dan membentuk permukiman kumuh di perkotaan. “Perlu adanya integrasi penyediaan perumahan dan pembangunan kota. Kota-kota yang berhasil menyediakan perumahan bagi seluruh lapisan warganya dan berhasil menghilangkan permukiman kumuh adalah bukti pengelolaan urbanisasi yang mencapai keseimbangan urbanisasi”

Menanggapi hal tersebut, Lucky Korah, Kepala Satgas Pemantauan dan Pengendalian Program Sejuta Rumah (P2PSR) mengungkapkan bahwa konsep penyelesaian permasalahan penyediaan perumahan yang terintegrasi dengan pembangunan kota ini mirip dengan program yang pernah ada pada pemerintahan yang lalu yaitu Program Pembangunan Prasarana Kota Terpadu (P3KT). Karena padatnya masyarakat yang tinggal di perkotaan, maka penyelesaian masalah perumahan di perkotaan menjadi semakin mendesak. 

Berkaitan dengan penyediaan perumahan di perkotaan, Arief Sabaruddin yang mewakili pilar Kaukasus mengungkapkan bahwa di perkotaan besar rumah tapak sudah tidak sesuai lagi. Pembangunan yang tepat adalah rumah susun atau setidaknya rumah deret. 

Arief juga mengusulkan konsep rumah tumbuh, dimana setelah struktur bangunan telah dipersiapkan dengan baik, maka rumah dapat dikembangkan luasnya maupun kualitas bahan bangunannya. Hal ini sesuai diterapkan oleh masyarakat yang membangun rumah secara swadaya. 





Kegiatan

  • Kunjungan Dirjen ke Wisma Atlet Blok C2 Kunjungan Dirjen ke Wisma Atlet Blok C2
  • Kunjungan Dirjen ke Wisma Atlet Blok D10 Kunjungan Dirjen ke Wisma Atlet Blok D10
  • Pelantikan Pejabat Perbendaharaan Pelantikan Pejabat Perbendaharaan
  • Pembinaan Pejabat Perbendaharaan Pembinaan Pejabat Perbendaharaan
  • Penyerahan Sertifikat Tanah lokasi rencana Pembangunan Rusunawa di Kawasan Pemukiman Nelayan Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu kepada Ditjen Penyediaan perumahan Penyerahan Sertifikat Tanah lokasi rencana Pembangunan Rusunawa di Kawasan Pemukiman Nelayan Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu kepada Ditjen Penyediaan perumahan
  • Kunjungan Dirjen ke Pameran BTN EXPO 2018 Kunjungan Dirjen ke Pameran BTN EXPO 2018
  • GROUNDBREAKING 2 RUSUNAWA DI BATAM GROUNDBREAKING 2 RUSUNAWA DI BATAM
  • KHALAWI LIHAT LANGSUNG PROGRES PEMBANGUNAN RUSUN UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM KHALAWI LIHAT LANGSUNG PROGRES PEMBANGUNAN RUSUN UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM
  • DIRJEN BUKA BIMTEK VIDEOGRAFI BIDANG PERUMAHAN DI LOMBOK 11-13 JULI 2018 DIRJEN BUKA BIMTEK VIDEOGRAFI BIDANG PERUMAHAN DI LOMBOK 11-13 JULI 2018
  • KAHALAWI HADIRI BIMTEK PENDATAAN ARSIP MELALUI APLIKASI e-HRM KAHALAWI HADIRI BIMTEK PENDATAAN ARSIP MELALUI APLIKASI e-HRM
  • ZIARAH MAKAM MANTAN MENTERI PU KABINET PEMBANGUNAN 5 ZIARAH MAKAM MANTAN MENTERI PU KABINET PEMBANGUNAN 5
  • UPACARA HUT RI KE 73 TAHUN UPACARA HUT RI KE 73 TAHUN
  • SOSIALISASI HAPERNAS 2018 SOSIALISASI HAPERNAS 2018
  • WORKSHOP DISTRUPTIVE TECHNOLOGY FOR AFFORDABLE HOUSING WORKSHOP DISTRUPTIVE TECHNOLOGY FOR AFFORDABLE HOUSING
  • SERAH TERIMA ASET BANTUAN STIMULAN BSPS DAN PSU SERAH TERIMA ASET BANTUAN STIMULAN BSPS DAN PSU
  • KHALAWI PIMPIN UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA KEMENTERIAN PUPR KHALAWI PIMPIN UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA KEMENTERIAN PUPR
  • DITJEN PENYEDIAAN PERUMAHAN GELAR BIMTEK INFOGRAFIS DITJEN PENYEDIAAN PERUMAHAN GELAR BIMTEK INFOGRAFIS
  • AUDIENSI DENGAN WALIKOTA YOGYAKARTA AUDIENSI DENGAN WALIKOTA YOGYAKARTA
  • AUDIENSI WAKIL BUPATI KULON PROGO AUDIENSI WAKIL BUPATI KULON PROGO
  • AUDIENSI BUPATI PUNCAK JAYA PAPUA AUDIENSI BUPATI PUNCAK JAYA PAPUA
  • RAPAT KORDINASI PERCEPATAN PEMBANGUNAN RAPAT KORDINASI PERCEPATAN PEMBANGUNAN