Berita

Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Luncurkan Majalah Maisona Volume ke 6, Selengkapnya klik disini!

Sekolah Tenun di Tanah Datar Didukung Rusunawa



TANAH DATAR - Istri Wakil Presiden Republik Indonesia Mufidah Jusuf Kalla meninjau lokasi Rusunawa Sekolah Tenun di Jorong Rajawali, Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat, Kamis (12/4). Mufidah mengungkapkan Rusunawa yang telah selesai dibangun pada tahun 2017 tersebut mampu menjawab kebutuhan tempat tinggal yang nyaman dan efisien bagi para pengrajin yang belajar di Sekolah Tenun.

“Menurut saya Rusunawa ini nyaman dan teratur berbeda sekali dengan gambaran Rusunawa yang sering kita bayangkan. Kemudian keberadaan Rusunawa juga membuat waktu para pengrajin lebih efektif, karena lokasinya berdekatan” ungkap Mufidah kepada beberapa wartawan pada kunjungan kerjanya.

Pada kunjungan kerjanya, Mufidah Jusuf Kalla didampingi oleh istri dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kartika Basuki Hadimuljono, Gubernur Provinsi Sumatera Barat Irwan Prayitno beserta istri, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid, Kepala Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Ditjen Penyediaan Perumahan Erizal dan Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Barat Indra M. Sutan menyempatkan diri untuk melihat beberapa unit Rusun yang rencananya akan diresmikan pada bulan Mei 2018 mendatang.



“Fasilitas Rusunawa sudah sangat memadai dan berkualitas. Saya berharap keberadaan Rusunawa ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para pengrajin tenun di Kabupaten Tanah Datar” ujar Mufidah yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranas Pusat.

Bangunan Sekolah Tenun sekaligus gedung produksi yang bersebelahan dengan Rusunawa sebanyak 1 Tower Block merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat. Untuk gedung produksi merupakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Tahun Anggaran 2017, sementara untuk bangunan rusunawa bantuan dari Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2017.

“Rusun ini terdiri dari tiga lantai dan memiliki 35 unit tipe 24 dengan kapasitas 70 orang. Lantai 1 berjumlah 9 unit, yaitu 7 unit standar dan 2 unit Difable. Lantai 2 dan 3 berjumlah 13 unit Standar. Semua unit sudah dilengkapi dengan kamar mandi dalam. Luas bangunannya 38.250 m x 12.750 m dengan total anggaran 9,5 miliar. Rusunawa ini juga sudah dilengkapi dengan dengan PSU dan meubelair yang bagus. Untuk tamannya sedang dibangun dan akan selesai minggu depan” jelas Khalawi Abdul Hamid, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR.

Khalawi menegaskan untuk rusunawa saat ini kualitasnya sudah seperti apartemen, "Jadi tidak seperti rusunawa yang dahulu lagi,”

Khalawi juga menjelaskan bahwa saat ini Kementerian PUPR tengah mempersiapkan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di seluruh Indonesia. “Ini untuk mengurangi backlog secara Nasional. Jadi warga yang tidak punya rumah nantinya dapat menempati rusunawa. Kami juga membangun rumah khusus untuk daerah-daerah perbatasan, nelayan, dan juga PNS seperti paramedis. Sedangkan untuk rumah swadaya untuk tahun 2018 ada 180 ribu diseluruh Indonesia, ini untuk bedah rumah tidak layak huni supaya masyarakat dapat tinggal dengan nyaman,” tambah Khalawi.

(Retno/ Nisa Komunikasi dan Publikasi SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Barat)

Kegiatan

  • Kunjungan Dirjen ke Wisma Atlet Blok C2 Kunjungan Dirjen ke Wisma Atlet Blok C2
  • Kunjungan Dirjen ke Wisma Atlet Blok D10 Kunjungan Dirjen ke Wisma Atlet Blok D10
  • Pelantikan Pejabat Perbendaharaan Pelantikan Pejabat Perbendaharaan
  • Pembinaan Pejabat Perbendaharaan Pembinaan Pejabat Perbendaharaan
  • Penyerahan Sertifikat Tanah lokasi rencana Pembangunan Rusunawa di Kawasan Pemukiman Nelayan Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu kepada Ditjen Penyediaan perumahan Penyerahan Sertifikat Tanah lokasi rencana Pembangunan Rusunawa di Kawasan Pemukiman Nelayan Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu kepada Ditjen Penyediaan perumahan
  • Kunjungan Dirjen ke Pameran BTN EXPO 2018 Kunjungan Dirjen ke Pameran BTN EXPO 2018