Slide 1

Berita Perumahan > Masyarakat dan Pengembang Ingin Pameran Rumah Bersubsidi Di Perbanyak


Kamis, 20 Oktober 2016, Dilihat 127 kali

 

BANYUWANGI - Masyarakat dan pengembang perumahan di wilayah Banyuwangi menginginkan agar kegiatan pameran rumah khusus rumah bersubsidi bisa lebih di perbanyak dan rutin dilaksanakan. Pasalnya, adanya pameran rumah yang digelar oleh Kementerian PUPR diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk mengakses informasi tentang rumah bersubsidi yang ada di wilayah Bumi Blambangan tersebut

"Antusiasme masyarakat dan pengembang di Banyuwangi untuk memperoleh informasi dan memasarkan rumah bersubsidi dalam Pameran Rumah Rakyat memang cukup tinggi. Mereka ingin kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan," ujar koordinator stan PPDPP Kementerian PUPR Andika disela-sela Pameran Rumah Rakyat 2016, Senin (17/10).

Dirinya menjelaskan, sebanyak 32 pengembang rumah bersubsidi, asosiasi pengembang dan perbankan penyalur KPR FLPP di wilayah Banyuwangi ikut meramaikan Pameran Rumah Rakyat tahun 2016 yang dilaksanakan oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR di Gesibu Taman Blambangan, Banyuwangi. Kegiatan pameran tersebut rencananya di gelar selama lima hari mulai tanggal 14 sampai 18 Oktober mendatang.

"Ada 32 pengembang rumah bersubsidi yang ikut berpartisipasi dalam meramaikan Pameran Rumah Rakyat 2016 di Banyuwangi. Total peserta ada 45 stan ikut serta mulai dari pengembang, perbankan dan unit organisasi di Kementerian PUPR," terangnya.

Antusiasme masyarakat yang datang ke pameran, imbuhnya, kebanyakan ingin mencari informasi dimana saja lokasi pembanguna  rumah bersubsidi dan bagaimana mereka bisa mudah mendapatkan rumah tersebut. Oleh karena itu, pihak PPDPP Kementerian PUPR juga menggandeng perbankan yang menyalurkan dana KPR FLPP untuk ikut serta mensosialisasikan cara memperoleh rumah bersubsidi dan syarat-syarat yang harus di penuhi dalam kegiatan pameran ini.

Menurut salah seorang marketing rumah bersubsidi yakni Perumahan Pantai Mentari dari PT Bintang Rajawali, Novi, perusahaannya sangat mendukung kegiatan pameran rumah tersebut. Selain sebagai sarana promosi, kegiatan pameran juga mampu mendekatkan pihak perusahaan dengan masyarakat yang sedang mencari rumah bersubsidi dari pemerintah.

"Pameran ini juga kami jadikan sarana promosi produk rumah bersubsidi yang sedang kami bangun yakni Perumahan Pantai Mentari yang ada di Kertosasi. Kapan lagi ada pameran rumah bersubsidi lagi?," tanyanya.

Dia menambahkan, harga jual rumah bersubsidi yang di bangun saat ini hanya Rp 110 juta dan di bawah harga jual yang dipatok pemerintah. Hal itu membuat banyak masyarakat yang menanyaka  lokasi pembangunan rumah yang sedang kami bangun.

Hal senada disampaikan Rahma Tika, marketing Perumahan Griya Blambangan Sejahtera. Meskipun dalam pameran ini belum mampu menjual banyak rumah bersubsidi, namun dirinya optimisi pasca pameran akan banyak masyarakat yang datang ke lokasi perumahannya.

"Masyarakat banyak bertanya soal lokasi dan harga rumah bersubsidi yang kami bangun. Biasanya habis pameran mereka langsung ke lokasi untuk lihat unit rumahnya. Semoga habis pameran ini lebih banyak yang laku terjual," harapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Banyuwangi Siti Anisah mengungkapkan, dirinya sangat senang datang ke Pameran Rumah Rakyat ini. Sebab selama ini masyarakat kurang tahu lokasi-lokasi pembangunan rumah bersubsidi yang di bangun pengembang.

"Ya kalau bisa pameran seperti ini lebih sering dilaksanakan pemerintah. Jangan cuma pameran rumah yang mahal-mahal. Kan kami yang penghasilannya pas - pasan juga ingin punya rumah juga," katanya. (Ris/ Kompu Ditjen Penyediaan Perumahan)