Slide 1

Berita Perumahan > Peringati Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia Kementerian PUPR Adakan Clean Up Day di Rusunawa


Senin, 28 Oktober 2019, Dilihat 100 kali

JAKARTA - Guna mendukung pelaksanaan Peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia di Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar sejumlah kegiatan Clean Up Day di sejumlah rumah susun sewa (Rusunawa) di 34 Provinsi di seluruh Indonesia. Adanya kegiatan Clean Up Day tersebut diharapkan dapat mendorong para penghuni Rusunawa untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan di sekitarnya sehingga mereka lebih nyaman tinggal di bangunan vertikal tersebut.


“Gerakan Clean Up Day yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR tahun ini memang difokuskan pada lingkungan di Rusunawa,” ujar Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Dwityo Akoro Soeranto di Jakarta beberapa waktu lalu.


Menurutnya, ada sejumlah kriteria Rusunawa yang dipilih untuk pelaksanaan gerakan Clean Up Day tersebut. Beberapa kriteria tersebut antara lain Rusunawa dibangun oleh Ditjen Penyediaan Perumahan, tidak dalam masa pembangunan, sudah dihuni, sudah terbentuk unit pengelola Rusunawa dan Rusunawa tersebut berada di daerah perkotaan atau pinggiran perkotaan.


Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, maksud dari gerakan Clean Up Day ini adalah untuk mengajak dan menggerakkan seluruh pemangku kepentingan di daerah untuk peduli dan berkomitmen mewujudkan perumahan yang layak dan nyaman huni di daerah perkotaan, khususnya di lingkungan rumah susun.


“Tujuan dari gerakan Clean Up Day adalah untuk meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan rumah susun dan sekitarnya. Selain itu kami juga ingin menumbuhkan rasa peduli lingkungan pada generasi milenial untuk mewujudkan lingkungan rumah susun yang layak huni, nyaman, kreatif, dan produktif,” terangnya.

Sebagai informasi, sejak tahun 2014, sektor perumahan mempunyai 2 (dua) momentum peringatan seluruh dunia yang dilaksanakan tepat pada bulan Oktober, yaitu Hari Habitat Dunia (World Habitat Day) dan Hari Kota Dunia (World Cities Day). Hari Habitat Dunia, yang ditetapkan Perserikatan Bangsa bangsa (PBB) setiap Senin pertama bulan Oktober, dimaksudkan untuk merefleksikan kondisi permukiman dunia dan mengingatkan para pemangku kepentingan tentang tanggung jawab bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membentuk masa depan permukiman dan perkotaan.


PBB juga menetapkan 31 Oktober sebagai Hari Kota Dunia. Tujuan Peringatan Hari Kota Dunia adalah untuk mendorong komunitas internasional memikirkan isu-isu perkotaan, mendorong kerja sama antar negara untuk menangkap peluang dan mengatasi tantangan urbanisasi, serta mendukung pembangunan perkotaan berkelanjutan di seluruh dunia. Tema peringatan dari Hari Habitat Dunia (HHD) maupun Hari Kota Dunia (HKD) setiap tahun berubah-ubah mengikuti isu perkembangan permukiman dan perkotaan global.


Pada tahun 2019 ini , HHD mengusung tema “Frontier Technologies as an innovative tool to transform Waste to Wealth” dan HKD mengusung tema “Changing the World: Innovations and Better Life for Future Generations”. Peringatan HHD maupun HKD di Indonesia pada tahun 2019 ini akan dilaksaanakan bersamaan dan mengusung tema “Generasi Masa Depan, Generasi Peduli Sampah”.


Tema tersebut mewakili pesan dari kedua momen peringatan HHD dan HKD, yaitu untuk menginspirasi dan mendorong generasi masa depan untuk peduli lingkungan dalam rangka mewujudkan kehidupan dan kesejahteraan masa datang yang lebih baik.


Pada peringatan HHD dan HKD tahun 2019, Ditjen Penyediaan Perumahan ikut aktif berpartisipasi melalui gerakan Clean Up Day. Ditjen Penyediaan Perumahan akan mengemas kegiatan tersebut dalam “Gerakan Bersih-bersih Rumah Susun” di seluruh provinsi di Indonesia. Gerakan ini dilakukan secara gotong royong untuk membersihkan lingkungan rumah susun (yang telah difasilitasi oleh Ditjen Penyediaan Perumahan), dan dilaksanakan di bawah koordinasi Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan di seluruh provinsi di Indonesia dengan melibatkan berbagai pihak terkait serta mengikutsertakan generasi milenial setempat.


Gerakan Clean Up Day dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dan SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi dengan melibatkan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi, Kepala Dinas Kebersihan Provinsi atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani urusan kebersihan dan pertamanan, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani urusan pemuda dan olahraga, Kepala Unit Pengelola Rumah Susun, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) PKP Provinsi, Ketua Karang Taruna atau perkumpulan generasi muda setempat dan penghuni rumah susun setempat.

“Objek yang dibersihkan di Rusunawa antara lain bagian aset bersama seperti tangga, lift, saluran pipa, koridor atau selasar, lantai dan dinding serta benda bersama antara lain di bagian taman, tempat parkir, lapangan olah raga, tempat pembuangan sampah. Kami membagi kelompok untuk membersihkan bagian dan benda bersama di Rusunawa,” terangnya.
Gerakan Clean Up Day ini tidak hanya di laksanakan di Ibu Kota Jakarta saja, akan tetapi juga dilaksanakan secara serentak di 34 Rusunawa yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan di seluruh Indonesia. Rusunawa yang dibersihkan tidak hanya Rusunawa untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) saja, tapi juga Rusunawa Aparatur Sipil Negara (ASN), Rusunawa mahasiswa dan Rusunawa untuk Lansia.


Salah satu lokasi kegiatan Clean Up Day yang dilaksanakan Kementerian PUPR adalah Rusunawa khusus untuk para orang lanjut usia (Lansia) Sasana Tresna Werdha Karya Bhakti di Cibubur, Jakarta Timur.
Kepala Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Bisma Staniarto mengatakan, kegiatan Clean Up Day di Rusunawa Lansia tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Habitat Dunia yang diperingati pada tanggal 7 Oktober lalu. Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah "Generasi Masa Depan, Generasi Peduli Sampah".


Bisma juga berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut dan rutin untuk dilaksanakan sehingga lingkungan Rusunawa dapat terus terjaga kebersiahannya dan terawat dengan baik.


“Dengan adanya kegiatan ini kami ingin meningkatkan kesadaran bersama dalam memelihara kualitas lingkungan hidup di Rusunawa yang ada di kawasan perkotaan. Kami juga menyerahkan bantuan berupa gerobak sampah dan peralatan kebersihan yang dapat digunakan untuk kegiatan bersih-bersih pengelola di lingkungan Rusunawa ini,” terangnya.


Berdasarkan data Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, pembangunan Rusun tersebut menggunakan anggaran APBN sebesar Rp 15 Milyar. Jumlah unit Rusun yang disediakan sebanyak 90 unit dengan tipe 24 meter persegi. Lokasi pembangunan Rusun ini pun cukup strategis yakni berada di Jalan Karya Bhakti No 1 -3 RT 008/ RW 07 KM 17 Cibubur, tidak jauh dari Mal Cibubur Junction.


Rusun ini dibangun oleh satuan Kerja Penyediaan Rumah Susun Strategis Direktorat Rusun setinggi tiga lantai dan memiliki ramp dan hand rail bagi mereka yang memang memiliki kebutuhan khusus.Adanya lift serta fasilitas penunjang seperti prasarana, sarana dan utilitas serta meubelair diharapkan membuat para Lansia yang tinggal bisa betah dan nyaman.


Perwakilan Yayasan Sasana Tresna Werdha Karya Bhakti selaku pengelola Rusunawa Lansia, Abas mengungkapkan, pihaknya sangat berterima kasih atas bantuan Rusunawa dari Kementerian PUPR ini. Menurutnya kegiatan Celan Up Day ini juga sangat bermanfaat dan berharap bisa rutin dilaksanakan setiap tahunnya.


"Kami sangat senang karena Rusunawa Lansia ini di pilih untuk acara ini dan mudah-mudahan kegiatan ini bisa dilaksanakan tiap tahun. Kami sangat berterimakasih atas perhatian pemerintah selama ini"
Salah seorang penghuni Rusunawa, Sutaryono mengaku sangat bangga dengan kepedulian generasi muda Kementerian PUPR terhadap kebersihan di lingkungan Rusunawa ini. Menurutnya, para Lansia juga membutuhkan perhatian khusus dan bantuan dari para pemuda Indonesia.

"Saya sangat bangga dengan anak muda yang peduli akan lingkungan khususnya mereka yang meluangkan waktu untuk berkunjung ke Rusunawa Lansia ini. Semoga apa yang mereka laksanakan saat ini dapat bermanfaat sekaligus dapat terus ingat orang tua yang tinggal disini," katanya. Bagian Hukum dan Komunikasi Publik Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR